Laman

Tampilkan postingan dengan label TANAMAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TANAMAN. Tampilkan semua postingan

Selasa, 15 Juli 2014

MEMBUAT CAIRAN EM 4 PUPUK ORGANIK ALAMI



Langkah pertama kita siapkan terlebih dahulu bahan-bahannya, sederhana kok mudah didapat di sekitar kita.
Bahan-bahan :
   -    Pepaya matang atau kulitnya 0,5 kg
   -    Pisang matang atau kulitnya 0,5 kg
   -    Nanas matang atau kulitnya 0,5 kg
   -    Kacang panjang segar 0,25 kg
   -    Kangkung air segar 0,25 kg
   -    Batang pisang muda bagian dalam 1,5 kg
   -    Gula pasir 1 kg
   -    Air tuak dari nira / Air kelapa 0,5 liter

EM 4 PUPUK CAIR ALAMI


EM-4 merupakan suatu cairan berwarna kecoklatan dan beraroma manis asam(segar) yang di dalamnya berisi campuran beberapa mikroorganisme hidup yang menguntungkan bagi proses penyerapan/persediaan unsur hra dalam tanah. Kegunaannya banyak sekali, tidak hanya untuk pertanian saja, tapi bisa juga untuk keperluan rumah tangga, sebut saja.. untuk WC yang bau, kandang ayam yang bau, kandang kelinci, kambing, darah ikan/ayam, di mana-mana yang bau..got, tempat jual ayam dll

Pada tahun 1980-an, Prof. Dr. Teruo Higa dari University of The Ryukus, Okinawa, Jepang telah mengadakan penelitian terhadap sekelompok mikroorganisme yang dengan efektif dapat bermanfaat dalam memperbaiki kondisi tanah, menekan pertumbuhan mikroba yang menimbulkan penyakit dan memperbaiki efisiensi penggunaan bahan organik oleh tanaman. Kelompok mikroorganisme tersebut disebut dengan Effective Microorganisms yang disingkat EM.

Teknologi EM dikembangkan untuk menunjang pembangunan pertanian ramah lingkungan, menekan penggunaan pupuk kimia dan pestisida dengan sistem alami yang akhirnya dapat meningkatkan produktivitas tanah, mengurangi biaya produksi dan menghasilkan bahan pangan yang bebas bahan kimia sehingga bersih dan sehat untuk di konsumsi.

Kamis, 25 Juli 2013

OKULASI TANAMAN BUAH

Okulasi termasuk cara perbanyakan tanaman yang cukup populer. Pasti sudah banyak yang tahu cara okulasi. Hanya saja okulasi tak bisa sembarangan dilakukan. Harus tahu langkah-langkahnya. Pada dasarnya langkah2 Okulasi dapat di jelaskan sebagai berikut :
  1. Batang bawah disayat, berukuran lebar 1 cm panjang 2 cm kemudian ditarik kebawah hingga menyerupai lidah lalu baigain lidah dipotong separuhnya.
  2. Mata tunas (entres) pada cabang disayat bersama sebagian kayunya dari arah bawah keatas sepanjang 2 cm, kemudian bagian kayu dikelupas.
  3. Mata tunas (entres) ditempelkan / disisipkan pada celah sayatan batang bawah hingga benar-benar menyatu.
  4. Pada bidang tempelan (okulasi) dibalut dengan plastik bersih mulai dari tempelan bawah sampai keatas dan berakhir dibawah lagi.
  5. Pada umur 4-6 minggu setelah penempelan pembalut plastic dapat dibuka untuk mengetahui keberhasilannya.
  6. Apabila mata tempel menyatu dan berwarna hijau segar berarti okulasi berhasil, namun bila berwarna coklat sampai hitam dan kering berarti penempelan gagal.

Selasa, 13 November 2012

TIPS PETAI AGAR BERBUAH LEBAT

Banyak cara agar pohon petai yang kita miliki berbuah lebat salah satunya dengan cara memangkas atau membersihkan kulit pohon yang rusak atau berpenyakit. Bersihkan kulit pohon yang rusak atau yang kering atau juga yang berpenyakit dengan golok atau parang. Kulit yang berpenyakit ini biasanya menjadi sarang semut bila sudah keringnya dan merusak pungsi pertumbuhan dari pohon tersebut dan pohon terlihat tidak bagus karena ini terlihat seperti bisul pada kulit batang pohon petai.

ALAT YANG DIBUTUHKAN :
- Parang atau golok yang tajam

CARANYA :
- Dengan parang atau golok bersihkan kulit pohon petai yang rusak, sudah mati mengering dan yang tidak rata berbenjol-benjol menjadi rata dan bersih hingga terlihat kulit yang masih hidup
- Bersihkan dari pangkal bawah sampai atas
- Bersihkan dengan merata jangan sampai merusak jaringan kulit dalamnya yang bagus
- Pangkas dahan pohon yang kering
- Bersihkan kulit pohon  dan dahan kering yang menjadi sarang semut
- Bersihkan dari benalu lainnya
- Siram secara teratur pagi dan sore
- Berikan Pupuk juga secara teratur

Semoga berhasil..

Jumat, 13 April 2012

BUDIDAYA TERONG UNGU

PENDAHULUAN
Prospek budidaya tanaman terong makin baik untuk dikelola secara intensif dan komersial dalam skala agribisnis, namun hasil rata-ratanya masih rendah. Hal ini disebabkan bentuk kultur budidaya yang masih sampingan, belum memadainya informasi teknik budidaya di tingkat petani.
PT. Natural Nusantara berusaha memberi alternatife solusi bagaimana teknik budidaya terong sehingga tercapai peningkatan produksi secara K-3, yaitu Kuantitas, Kualitas dan Kelestarian lingkungan.

Sabtu, 29 Oktober 2011

BUAH MANGROVE BISA DIMAKAN DARI MUARAGEMBONG

Pohon mangrove adalah sejenis pohon peredu yang tumbuh ditepi pantai atau tambak yang memiliki akar - akar yang kuat sehingga dapat mengikat tanah disekitarnya karena beberapa jenis pohon mangrove menghasilkan akar yang rapat yang tumbuh dari batang atas langsung ketanah atau sebaliknya akar yang timbul dari dalam tanah. Ada beberapa jenis pohon mangrove di Kecamatan Muara gembong Kab. Bekasi yang menghasilkan buah dan dapat di makan diantaranya, kalau tidak salah :
1. Pohon bakau atau Rhizophora Sp atau pohon pendeka ini adalah pohon yang menghasilkan akar-akar yang sangat kuat dan banyak yang keluar dari batang pohonnya, pohon ini juga menghasilkan buah tidak dapat dimakan karena buahnya tidak memiliki sama sekali daging buah ciri-ciri buahnya adalah seperti buah jambu monyet terbalik yaitu biji buah diatas dan dibawahnya ada bakal tunas yang menjulur panjang kebawah yang pangkal atas tunasnya terbungkus rapat biji buah, buah tanaman ini tidak dapat dimakan hanya ada butiran halus pada dalam pangkal buah yang tua yang dapat dicicipi dan rasanya sedikit asin.selain itu pada akar pohon banyak dijadikan rumah ikan mujahir atau kepiting laut.
2. Pohon Pidada atau sonneratia caseolaris sp ini adalah pohon pidada ini berakar lunak seperti gabus yang menyembul diatas tanah tumbuh banyak akarnya disekitar pohonnya diameternya mencapi 10 cm dan tingginya bisa mencapai 1 mtr dan yang unik lagi buahnya mirip dengan buah apel tetapi gepeng dan diatas ranting buahnya ada bentuk sepeti bintang bila matang buahnya amat masam sedikit manis dan asin.
Pohon ini ada 2 jenis Pidada dan bogem klw buah bogem mirip sekali dengan buah apel tetapi sekarang jarang sekali ditemukan. Buah pohon pidada ini bisa dimakan langsung bila sudah matang atau juga diolah lagi sehingga menjadi dodol untuk makanan ringan, sudah ada keluarga yang mengolahnya di Kec. Muaragembong tersebut.

Senin, 04 Juli 2011

BUDIDAYA JAMUR MERANG DENGAN MEDIA TANAM KARDUS

Keunggulan media jamur kardus sbb:
cara pengolahannya singkat, hanya dgn disobek-sobek, direndam dengan air kapur selama 5 hari. Kardus siap di masukkan ke dalam kumbung atau rak. (tidak perlu dikomposkan seperti jamur dengan media jerami) produksi rata-rata bisa mencapai 6-7 kg, bahkan lebih, asalkan mengasu pada kunci keberhasilan produksi. jamur yang dihasilkan lebih kenyal, aromanya wangi, warna lebih putih. 
 
Budidaya Dalam Kumbung
Pembuatan Kumbung Umumnya kumbung dibuat dari rangka bambu, dinding bilik bambu dan atap rumbia atau pakai dinding plastik. (kalau di saya pakai bilik tapi dalamnya pakai plastik, yang pasti kalau biayanya ingin murah mending pakai plastik rangka bambu, atapnya juga pakai plastik. Tapi harus dilindungi atapnya dengan memasang atap lagi) Ukuran kumbung yang ideal adalah lebar 4 meter, panjang 6 meter dan tinggi 3,5 meter.
Kumbung dapat diisi dengan 2 baris rak penanaman, panjang 5 meter, lebar 80 cm, serta terdiri dari 4-5 tingkat (tinggi antar tingkat 60 cm) Temperatur ruang di dalam kumbung dijaga pada tingkat 28-35 0C. Untuk menjaga suhu bisa dipasang lampu.
Penyiapan Media Bahan utama kardus (kalo pingin cepat cari di penampungan rongsok atau barang bekas, pilih kardus yang bagus)

Minggu, 03 Juli 2011

BUDIDAYA JAMUR TIRAM PUTIH

Langkah-langkah Budidaya JAMUR TIRAM PUTIH
PERSIAPAN MEDIA (Substrat)
• Media yang diperlukan serbuk gergaji
• Diamkan serbuk kurang lebih 1 – 5 hari
• Nutrisi : Dedek, kapur, dan air
• Campur air semua bahan dengan kadar air antara 60 – 65%
I. PROSES PENGADUKAN
Komposisi terdiri dari:
• Serbuk gergaji kayu 100Kg
• Dedak 10Kg
• Kapur 0,5Kg
• Air bersih 45 – 60% dari berat total bahan
• TSP 0,5 Kg (tambahan)
• Gipsum 0,5Kg (tambahan)
Campurkan Semua Bahan Baku Tersebut dan aduk Hingga Merata.

BUDIDAYA JAMUR KANCING

Tahapan budidaya jamur kancing pada dasarnya hampir sama dengan jamur kompos lainnya seperti jamur merang yaitu dimulai dengan pembuatan kompos, sterilisasi, inokulasi/penanaman bibit, dan pemanenan. Perbedaannya terletak pada perlakuan di dalam beberapa tahapannya.

Berikut tahapan-tahapan dalam budidaya Jamur kancing :
1. Pengomposan

Jerami merupakan salah satu media utama dalam budidaya jamur kancing. Kandungan hara dalam jerami seperti Nitrogen (N), Fosfor (P), dan Kalium (K) sangat diperlukan untuk pertumbuhan jamur. Hanya saja unsur Nitrogen dalam jerami belum mencukupi kebutuhan jamur untuk tumbuh dengan baik. Oleh karena itu, diperlukan tambahan media lain yang memiliki kandungan N yang cukup tinggi seperti pupuk organik atau pupuk alami dari kotoran kuda atau kotoran unggas. Selain unsur-unsur tersebut, jamur juga memerlukan nutrisi dan vitamin yang bisa diperoleh dengan penambahan bekatul/dedak. Untuk menjaga pH media tanam agar tetap netral (pH 7) diperlukan juga penambahan kapur (CaCo3). Bahan lain yang sangat dianjurkan untuk ditambahkan yaitu air kelapa karena kandungannya yang lengkap . Air kelapa kaya akan mineral, vitamin, gula, maupun asam amino yang sangat baik untuk pertumbuhan jamur.
Supaya nutrisi dalam media dapat diserap dengan mudah oleh jamur, media tanam perlu dimatangkan/dilapukkan terlebih dahulu melalui proses pengomposan. Pengomposan selain dapat melapukkan media, juga dapat mematikan mikroba-mikroba patogen/penyakit sehingga dapat mengurangi kemungkinan kontaminasi.

Kamis, 30 Juni 2011

BUDIDAYA JAMUR MERANG

Budidaya Jamur Merang
(Volvariella volvaceae)
By OTHEN KOCLACK
Jamur Merang.jpg
JAMUR, dalam sejarah telah dikenal sebagai makanan sejak 3000 tahun yang lalu, dimana jamur menjadi makanan khusus buat raja Mesir yang kemudian berkembang menjadi makanan spesial bagi masyarakat umum karena rasanya yang enak. Di Cina, pemanfaatan jamur sebagai bahan obat-obatan sudah dimulai sejak dua ribu tahun silam.
Jamur merang merupakan jenis jamur yang pertama kali dapat dibudidayakan secara komersial. Di Cina jamur merang mulai dibudidayakan sejak pertengahan abad 17, dan di Indonesia tanaman ini diperkirakan mulai dibudidayakan sekitar tahun 1950-an.
 

  I.        Pembuatan Kumbung

A.   Penentuan Lokasi : Denah Kumbung.jpg
1.    Sumber jerami
2.    Sumber air
3.    Jalan
B.   Persyaratan Kumbung :
  • Dinding dalam dan atas menggunakan plastik polyetilen.
  • Dinding luar menggunakan sterofoam.
  • Kumbung lebih baik ditempat
                                                                  Gambar 1. Sketsa Kumbung Jamur Merang